Rasulullah Dan Pengemis Yahudi Buta
Rasulullah Dan Pengemis Yahudi Buta
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh akhi wa ukhti
Syukran katsira masih sempat untuk membaca artikel ana😊
Kali ini kita akan bahas bagaimana salah satu kisah Rasulullah dan betapa baik akhlak Rasulullah kepada siapa ya? 😂😂😂
Kepada semua orang lah... Rasulullah adalah uswatun hasana beliau adalah suri tauladan yang patut kita contoh baik dari perkataan perbuatan dan segala aspek kehidupan beliau,, Rasulullah adalah manusia terbaik dan mempunyai akhlak yang baik dan patuh dijadikan contoh..
Sebagaimana dalam sebuah sabdanya
Hadits dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah –shallallâhu ‘alayhi wa sallam- bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan keshalihan akhlak.” (HR. Al-Bayhaqi dalam al-Sunan al-Kubrâ’ (no. 20782), al-Bazzar dalam Musnad-nya (no. 8949))
Iya kan 😊😊😊.... Mari deh kita simak salah satu kisah dari Rasulullah salallahu alaihi wassalam mengenai betapa baiknya akhlak beliau....
Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata ”Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad.
Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, ”anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, ”Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. ”Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.ha.
Keesokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, ”siapakah kamu ?”. Abubakar r.a menjawab, ”aku orang yang biasa”. ”Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”, jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
Itulah kisah Rasulullah mengenai akhlak beliau yang sangat baik.....
Memberi makan kepada orang yang selalu menjelek jelekkan beliau sendiri... Rasulullah tak pernah marah akan hal itu.... Mungkin klau saya dan kita semua ini... Mungkin ada marah dan kesel yah klau udah di gituan... Mungkin tidak kita suap lagi dia.. Heheheh 😂 😂 😂
Maka dari perbaiki akhlak kita untuk menjadi seseorang yang baik dimata Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ikuti semua perilaku Rasulullah salallahu alaihi wassalam agar kita dicintai Allah.... Sebagaimana dalam firman nya
“Katakanlah (hai Muhāmmad), jika kalian (benar-benar) mencintai Allâh maka ikutilah aku (nabi muhammad sholAllahu ‘alaihi wa sallam ), niscaya Allah akan mencintai kalian dan Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian, dan Allah Māhapengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-‘Imrân: 31)....
Ok guys
Syukran jazakallahu khairan...
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Comments
Post a Comment